Cara Menginstal Oracle di OpenSuSe Linux

Cara Menginstal Oracle di OpenSuSe Linux

Saya baru-baru ini memutakhirkan instalasi Linux saya ke rilis OpenSuSe 11.2 terbaru dan kemudian memutuskan untuk menginstal juga versi gratis dari database Oracle (Oracle-XE atau Oracle Express)..

Instalasi Oracle terdiri dari langkah-langkah utama berikut:

a) Unduh Oracle dari situs Oracle

Situs ini berisi file unduhan yang berbeda untuk Windows dan beberapa versi Linux. Karena manajemen paket di OpenSuSe Linux didasarkan pada rpm, saya mengunduh file rpm.

b) Masuk ke sistem Anda sebagai pengguna root

c) instal file rpm dengan perintah

rpm -ivh oracle-xe-univ-10.2.0.1-1.0.i386.rpm

d) jalankan konfigurasi awal database dengan menjalankan perintah:

/etc/init.d/Oracle-xe-univ-10.2.0.1-1.0.i386.rpm

Perintah ini akan secara otomatis memuat instalasi Oracle dari keadaan awal. Namun, jika perintah tidak dijalankan, Anda bisa mengetikkan perintah:

#/etc/init.d/Oracle-xe-univ-10.2.0.1-1.0.i386.rpm

Perintah ini akan menginstal ulang database Oracle. Setelah instalasi ulang, database yang baru diinstal akan dikonfigurasi dengan restart otomatis.

Untuk tujuan debugging

Kami dapat mengaktifkan opsi yang akan membuat sistem restart setelah setiap program crash.

Untuk melakukannya, buka Menu Aplikasi Terinstal zen di Aplikasi, lalu pilih opsi pemulihan dari menu.

Anda juga dapat menekan Ctrl + Alt + Del untuk membuka jendela baru tempat Anda dapat menonaktifkan dan mengaktifkan program.

Untuk menginstal ulang aplikasi, buka menu Aplikasi dan klik tombol jeda.

Ketik ‘oracle’ di awal perintah dan tekan Enter. Oracle Solaris adalah sistem basis data berbasis UNIX.

Ketik ‘oracle’ pada perintah dan tekan Enter. Oracle Solaris adalah sistem basis data berbasis UNIX.

Anda akan dimintai kata sandi administrator. Masukkan kata sandi lalu tekan Enter. Oracle Solaris sekarang akan mencoba me-restart komputer Anda, jika merasa komputer belum siap untuk menginstal fitur baru dan mungkin tidak dapat menanganinya.

Anda akan diminta oleh jendela di mana Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur baru.

Pilih ‘diaktifkan’ untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur baru.

Jika Anda menginstal fitur baru, Anda perlu menekan F8 untuk memilih ‘instal fitur baru’ dan kemudian klik ‘ok’.

Tetapi jika Anda memasang fitur baru, Anda dapat menekan F8 untuk memilih ‘fitur baru’ dan kemudian klik ‘ok’.

Setelah itu, hapus instalan fitur lama dengan mencentang kotak yang meminta Anda melakukannya.

hapus instalan -X -C -G

Ketik ‘singkirkan’ lalu tekan ENTER pada keyboard Anda.

Ketik ‘install’ lalu tekan ENTER pada keyboard Anda.

Ketik ‘assystem tools’ lalu tekan ENTER.

Ketik ‘ami -class gay-rom.Example=APPLICATION’ lalu tekan ENTER.

Ketik ‘control+shift+-c’ lalu tekan ENTER pada keyboard Anda.

Ketik ‘head’ lalu tekan ENTER pada keyboard Anda.

Ketik ‘taskkill /f /im’ lalu tekan ENTER.

Ketik ‘tasklist /H’ lalu tekan ENTER.

Ketik ‘net stop w32time /p’ lalu tekan ENTER.

Ketik ‘net start w32time /p’ lalu tekan ENTER.

Langkah 3

Untuk selanjutnya, untuk meng-uninstall Oracle dari Linux cukup lakukan langkah-langkah berikut:

a) Unduh, instal, lalu jalankan kompiler Java mandiri dari sini

b) Unduh, instal, lalu jalankan anaconda, yang akan menginstal Java serta secara otomatis mendeteksi versi Java yang diperlukan

c) Untuk windows ada variabel lingkungan Java_HOME bernama:

Khusus untuk Linux dan Solaris, dapat diatur seperti ini:

DAV_HOME/bin/javaw.exe

d) Untuk memeriksa file konfigurasi sehingga Anda dapat dengan mudah mengembalikannya:

nautilus

Kemudian rekatkan perintah berikut satu per satu:

konfigurasi manimal

Edit file dan ganti variabel Importance dengan nilai YOK dari prompt sebelumnya.

Kemudian tekan CTRL + SHIFT + T untuk menyimpan sebagai nama file favorit Anda.

e) Untuk windows ada jendela kecil bernama Windows Support List.

f) Klik tautan yang bertuliskan Buka Dukungan Windows.